Kegiatan
pembangunan membawa berbagai tingkat perubahan terhadap ekosistem, tetapi
selalu diatur oleh pembatasan ekologis yang bekerja dalam suatu ekosistem alami
itu. Faktor-faktor pembatas ekologis ini perlu diperhitungkan agar pembangunan
membawa hasil yang lestari.Hubungan antara pengawetan ekosistem dan perubahan
demi pembangunan demi pembangunan ada tiga prinsip yang perlu diperhatikan,
yaitu :
1.
Kebutuhan
untuk memperhatikan kemampuan untuk membuat pilihan penggunaan sumber alam di
masa depan.
2.
Kenyataan
bahwa peningkatan pembangunan pada daerah-daerah pertanian tradisional yang
telah terbukti berproduksi baik mempunyai kemungkinan besar untuk memperoleh
pengembalian modal yang lebih besar dibanding daerah yang baru.
3.
Kenyataan
bahwa penyelamatan masyarakat biotis dan sumber alam yang khas merupakan
langkah pertama yang logis dalam pembangunan daerah baru, dengan alasan bahwa
sumber alam tersebut tak dapat digantikan dalam arti pemenuhan kebutuhan dan
aspirasi manusia, dan kontribusi jangka panjang terhadap pemantapan dan
produktivitas daerah (Dasmann, 1973
Tanah
sebagai Sumberdaya alam
Tanah
merupakan kumpulan tubuh alam di atas permukaan bumi yang mengandung
benda-benda hidup dan mampu mendukung pertumbuhan tanaman. Lapisan teratas
suatu penampang tanah biasanya mengandung banyak bahan organik dan berwarna
gelap karena akumulasi bahan organik, lapisan ini merupakan lapisan utama yang
disebut lapisan olah. Lapisan dibawah olah dikenal dengan lapisan bawah yang
juga dipengaruhi oleh hancuran iklim tetapi tidak seintensif yang dialami oleh
lapisan olah dan mengandung lebih sedikit bahan organik. Lapisan olah merupakan
daerah utama bagi pertumbuhan perakaran, dan mengandung banyak unsur hara dan
air yang tersedia bagi tanaman. Melalui tindakan-tindakan pengolahan yang tepat
pengembalian bahan organik keadaan fisik tanah dapat dimodifikasi.
Air
sebagai Sumberdaya Alam
Air
merupakan salah satu sumber alam yang mulai terasa pengaruhnya pada bidang
pertanian dan industri di berbagai tempat di dunia. Di bidang pertanian
kekurangan air menjadi hambatan utama, sedangkan kebutuhan air akan meningkat
karena pertambahan penduduk dan penigkatan kegiatan pertanian, industri,
pertambangan, serta meluasnya tempat-tempat pemukiman. Sedangkan penyendiaan
air dari aliran berkurang karena kemampuan hutan, bumi dan tanah kita menahan
air hujan makin berkurang.
Cuaca
dan Iklim sebagai faktor penunjang Sumberdaya Alam dan Lingkungan.
Cuaca dan
iklim berfluktuasi dan berubah karena alam, dan juga karena manusia. Perubahan
karena manusia berpangkal dari pertambahan penduduk yang menyebabkan
bertambahnya jumlah energi secara langsung kedalam udara, pembukaan tanah yang
menyebabkan terjadinya perubahan permukaan bumi, pengotoran udara yang
menyebabkan terjadinya perubahan energi baik yang menuju atau keluar dari
permukaan bumi.Pertambahan jumlah penduduk dan segala kegiatanya tidak mungkin
dicegah, kegiatan pembangunan tidak mungkin di hentikan. Lebih dari itu
perubahan alam juga tidak dapat dihindari, oleh karena itu perubahan cuaca dan
iklim pasti terjadi, namun yang perlu di usahakan adalah agar perubahan itu
sekecil-kecilnya sehingga tidak menjadikan bencana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar